
Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir telah mengeluarkan keputusan akan memberikan denda kepada siapa saja yang melakukan praktek diskriminasi, termasuk diskriminasi agama, dalam upayanya
Pengacara Yousef Nadarkhani mengatakan kepada CNN hari Senin bahwa pendeta Iran yang dijatuhi hukuman mati itu masih hidup, meski tidak pasti apakah pemerintah benar-benar akan melaksanakan
Raja Abdullah dari Arab Saudi berusaha meningkatkan perdamaian di antara agama-agama besar dunia, dan percaya sebuah organisasi internasional baru di Wina akan membuat mimpi itu menjadi kenyataan.
Tujuh bulan setelah bencana gempa bumi dan tsunami Jepang, sekitar 50 anggota sebuah gereja yang terletak hanya beberapa mil dari Pembangkit Listrik Nuklir Fukushima 1 masih mencari tempat untuk
Mahkamah Agung di Iran telah memerintahkan pengadilan ulang untuk Pendeta Youcef Nadarkhani, yang sebelumnya dijatuhi hukuman mati karena menolak meninggalkan imannya pada Yesus